
Peningkatan Suhu Bumi Sejak Tahun 1800
Sejak awal abad ke-19, suhu rata-rata Bumi telah mengalami peningkatan yang signifikan. Fenomena ini dikenal sebagai pemanasan global, yang disebabkan oleh berbagai faktor, terutama aktivitas manusia yang mengarah pada emisi gas rumah kaca. Berikut adalah gambaran umum tentang seberapa banyak suhu Bumi telah meningkat sejak tahun 1800. Peningkatan Suhu Rata-Rata Bumi Menurut data yang dihimpun

Perubahan Iklim dan Dampaknya pada Sektor Ekonomi Indonesia
Perubahan iklim menjadi tantangan besar yang dihadapi dunia, tak terkecuali Indonesia. Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim, yang dapat mempengaruhi berbagai sektor ekonomi. Dari sektor pertanian hingga pariwisata, perubahan iklim berdampak luas dan berpotensi mengubah peta ekonomi Indonesia. Berikut adalah beberapa sektor utama yang terpengaruh oleh

Ancaman Krisis Iklim Terhadap Bahasa Lokal di Sumba
Krisis iklim telah menjadi isu global yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan. Salah satu dampaknya yang kurang dikenal adalah pengaruhnya terhadap budaya lokal, termasuk bahasa. Di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, perubahan iklim mulai mengancam keberlangsungan bahasa lokal, khususnya bahasa Kodi. Fenomena ini menunjukkan bagaimana kerusakan lingkungan dapat memengaruhi identitas budaya suatu masyarakat. Dampak Krisis

Dehaasia pugerensis: Tanaman Langka Jember Terancam Punah
Dehaasia pugerensis adalah salah satu spesies tanaman endemik yang ditemukan di kawasan Jember, Jawa Timur. Tanaman ini termasuk dalam keluarga Annonaceae dan hanya dapat ditemukan di wilayah sekitar Gunung Puger. Keberadaannya sangat terbatas, membuat Dehaasia pugerensis menjadi spesies yang langka dan terancam punah. Penemuan Dehaasia Pugerensis Penemuan Dehaasia pugerensis dilakukan oleh tim gabungan dari Badan

Kucing Hutan, Predator yang Terjebak di Permukiman Warga
Kucing hutan (Prionailurus bengalensis) adalah predator alami yang biasanya ditemukan di hutan-hutan tropis. Namun, belakangan ini, populasi kucing hutan semakin sering memasuki permukiman manusia, terutama di kawasan Kalimantan. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran, baik bagi satwa liar tersebut maupun bagi masyarakat yang tinggal di daerah tersebut. Habitat Kucing Hutan yang Semakin Terdesak Kucing hutan dikenal sebagai

The Hand of Midas Slot: Meraih Kekayaan dengan Sentuhan Emas
Pengenalan The Hand of Midas The Hand of Midas adalah permainan slot yang terinspirasi dari kisah mitologi Raja Midas, yang memiliki kemampuan mengubah segala yang disentuhnya menjadi emas. Slot ini menawarkan tema yang penuh dengan kemewahan dan keberuntungan. Pemain akan diajak berpetualang dalam dunia kekayaan dan misteri, dengan kesempatan untuk meraih hadiah besar. Dengan visual

Apakah Penggunaan AC Dapat Merusak Lingkungan?
Penggunaan AC (Air Conditioner) atau pendingin udara semakin meningkat, terutama di daerah dengan cuaca panas. Meskipun memberikan kenyamanan, penggunaan AC juga memiliki dampak terhadap lingkungan. Banyak orang belum sepenuhnya menyadari bagaimana AC dapat berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa penggunaan AC bisa berdampak buruk pada bumi. 1. Peningkatan Emisi Gas Rumah Kaca

Gletser di China Menyusut 26 Persen: Dampak Pemanasan Global
Pemanasan global semakin memberikan dampak buruk pada lingkungan. Salah satu fenomena yang paling mencolok adalah penyusutan gletser. Di China, luas gletser telah menyusut 26 persen dalam 60 tahun terakhir. Penyusutan gletser ini berpotensi mempengaruhi kehidupan banyak orang, terutama yang bergantung pada air dari gletser tersebut. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang penyusutan

Peningkatan Kualitas Udara di Bali dan Jakarta, Lingkungan Bersih
Kualitas udara yang baik sangat penting bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan. Bali dan Jakarta, dua daerah besar di Indonesia, mengalami perbaikan signifikan dalam kualitas udara mereka. Ini adalah berita positif di tengah tantangan polusi udara yang sering melanda kota-kota besar. Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Berikut adalah

Penemuan Garis Wallace dan Flora Endemik Terancam Punah
Garis Wallace adalah sebuah konsep yang dikemukakan oleh Alfred Russel Wallace pada abad ke-19. Garis ini membagi wilayah Indonesia menjadi dua bagian berdasarkan perbedaan fauna dan flora. Secara garis besar, sisi barat Garis Wallace memiliki karakteristik flora dan fauna yang mirip dengan Asia, sedangkan sisi timurnya lebih mirip dengan Australia. Penemuan ini memberikan pemahaman baru